Artikel Utama

Sosok Inspiratif: Dino Patti Djalal


Latar Belakang
Dino Patti Djalal (lahir di Beograd, Yugoslavia, 10 September 1965) dulunya adalah Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat. Ia dilantik pada 10 Agustus 2010 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Dino lahir dari pasangan Hasyim Djalal (ayah) dan Jurni (ibu). Orang tuanya berasal dari Ampek Angkek, Agam, Sumatera Barat. Ayahnya, Hasyim Djalal, juga merupakan seorang diplomat Indonesia ternama. 

Karier
Kariernya dimulai tahun 1987 ketika masuk Departemen Luar Negeri. Berbagai penugasan penting pernah diemban, antara lain sebagai Jubir Satgas P3TT (Pelaksana Penentuan Pendapat di Timor Timur), Kepala Departemen Politik KBRI Washington dan Direktur Amerika Utara dan Tengah Departemen Luar Negeri. Ia sempat menjabat sebagai Direktur Urusan Amerika Utara dan Amerika Tengah di Departemen Luar Negeri Republik Indonesia, sebelum akhirnya bersama Andi Mallarangeng kemudian ditunjuk sebagai juru bicara Presiden ketika Susilo Bambang Yudhoyono menjadi presiden Indonesia.

Keluarga
Istrinya, Rosa Raj Djalal, saat ini berprofesi sebagai dokter gigi. Dari hasil pernikahannya dengan Rosa, Dino dikaruniai tiga orang anak dengan nama Alexa, Keanu, dan Chloe. Saudara laki-lakinya, Iwan Djalal, saat ini bekerja sebagai eksekutif perusahaan swasta. Sedangkan saudara perempuannya, Dini Djalal, bekerja sebagai wartawan di Amerika Serikat.

Pendidikan

Pendidikannya bermula dari SD dan SMP Al Azhar, kemudian dia melanjutkan pendidikan ke McLean High School, Amerika Serikat, kemudian pendidikan S-1 ke Universitas Carleton. Gelar M.A. diraihnya dari Universitas Simon Frazer di Kanada hingga kemudian meraih gelar doktor bidang hubungan internasional di London School of Economics and Political Science.


Keikutsertaan dalam Konvensi Partai Demokrat
Dino dikenal sebagai salah satu peserta konvensi Partai Demokrat. Dino Patti Djalal mengakui keikutsertaannya dalam konvensi tak lain sebagai bentuk dirinya mengikuti jejak sang ayah, Hasyim Djalal. Sang ayah merupakan diplomat senior dan pakar hukum laut internasional yang diakui secara global. Dino akui, dirinya sangat kagum dengan sosok Hasyim Djalal. "Saya selama ini sangat bangga dengan kedua orangtua saya, bapak saya," ungkap Dino, seusai deklarasi Peserta konvensi beberapa waktu silam. Dino mengakui, sosok Hasyim Djalal menjadi inspirator bagi diri dan kehidupannya selama ini. Termasuk, saat dirinya memutuskan untuk ikut dalam konvensi Calon Presiden Partai Demokrat. Ia menegaskan, pengabdian dan perjuangan ayahnya tak lagi bisa dibantah. Pada masanya, Hasyim mampu memperjuangkan pertambahan luas wilayah perairan Indonesia. Ketika kemerdekaan diproklamasikan, luas perairan Indonesia hanya 2 juta kilometer persegi.

Pemikiran Dino Patti Djalal
Saat ini pola pikir masyarakat masih terbelenggu dengan warisan pemikiran abad ke-20. Oleh karena itu, rakyat Indonesia harus mengubah paradigma berpikir jika ingin membawa Indonesia menjadi negara maju.

"Jika kita ingin menjadi raksasa Asia maka agenda kita harus diperlebar dari ideologi persatuan dan kesatuan diubah ke ideologi unggulan," kata bakal calon Presiden dari Partai Demokrat Dino Patti Djalal saat peluncuran buku miliknya 'Nasionalisme Unggul: Bukan Hanya Slogan' di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta, Sabtu (9/11/2013).

Dino mengatakan, pola pemikiran abad ke-20 yang dianut Indonesia, yakni mengedepankan ideologi persatuan dan kesatuan. Ideologi tersebut dianut karena pada saat itu Indonesia baru selesai dari proses penjajahan panjang selama lebih dari 3,5 abad dari Belanda dan Jepang. Sehingga, sikap-sikap nasionalisme khas kemerdekaan masih dijargonkan oleh pemerintah saat itu.

"Karena itu (ideologi) adalah agenda rekaman bangsa kita. Bangsa kita baru tumbuh dari kemajemukan pascakemerdekaan. Sehingga segala produk ideologi kita tentang persatuan dan kesatuan," ujarnya. Namun, kata Dino, saat ini tantangan Indonesia tidak hanya sekedar menghadapi penjajahan dalam bentuk nyata. Lebih dari itu, tantangan Indonesia adalah mengembangkan inovasi yang sudah ada dan menemukan inovasi baru. Dengan demikian, Indonesia dapat menjadi negara yang lebih dipandang di dunia internasional.

"Ideologi unggulan itu seperti entrepreneurship, pengabdian, konektivitas. Tetapi masih belum menjadi ideologi kita. Jadi agenda kita adalah untuk memulai budaya unggul untuk mewujudkan filosofi unggulan," pria yang akan melepaskan jabatan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat itu.

"Saat ini, tantangan Indonesia tidak hanya sekedar menghadapi penjajahan dalam bentuk nyata. Lebih dari itu, tantangan Indonesia adalah mengembangkan inovasi yang sudah ada dan menemukan inovasi baru (Dino Patti Djalal)"
Baca Selengkapnya »

Peran JFC dan Peluang Daerah lain di Jawa Timur

Jember Fashion Carnaval (JFC) sebagai pelopor parade budaya di Indonesia telah membawa manfaat bagi kelangsungan budaya nasional yang sedikit mulai dilupakan masyarakat indonesia. Event JFC yang diselenggarakan selama kurang lebih 6 tahun ini telah mendapat perhatian dari masyarakat Indonesia dan dunia internasional. Hal ini tentunya memicu daerah lain untuk mengadakan acara yang sama dalam mengembangkan potensi wisata dan budaya serta memperkenalkan daerahnya. 

Hal ini terbukti dengan dihadirkannya pihak JFC oleh beberapa daerah lain di Jawa Timur sebagai konsultan. JFC telah menjadi inspirasi bagi Fashion Carnaval di Jawa Timur, antara lain Malang dan Batu Flowers Carnaval, Pandaan Festival dan Banyuwangi Ethnic Carnaval. JFC juga telah dikontrak oleh pemerintah kabaupaten Banyuwangi selama 3 tahun dari tahun 2009 hingga 2011 sebagai konsultan.

Hal ini tentunya dapat menjadikan peluang daerah lain untuk melaksanakan acara yang sama guna memperkenalkan potensi daerahnya ke masyarakat luas melalui sebuah event kepariwisataan atau event marketing pariwisata dalam rangka menumbuhkan dan meningkatkan brand awareness potensi kepariwisataan daerah. Misalnya, di kota Malang dan Batu, melalui Malang dan Batu Flowers Carnaval dapat memperkenalkan potensi wisata alamnya, sedangkan di Banyuwangi dan Pasuruan melalui Pandaan Festival dan Banyuwangi Ethnic Carnaval dapat memperkenalkan atau mempromosikan wisata budayanya.
Lovely Jember
Batu Flower Carnaval

Baca Selengkapnya »

Hambatan dan Solusi Pelaksanaan JFC sebagai Event Marketing Kepariwisataan Jawa Timur

Lovely Jember

Artikel ini merupakan kelanjutan dari artikel sebelumnya yang berjudul "JfC sebagai event marketing kepariwisataan Jawa Timur". Pada artikel ini, penulis merasa perlu untuk membahas tentang hambatan dan solusi pelaksanaan JFC sebagai event marketing kepariwisataan Jawa Timur.

Hambatan paling utama event marketing adalah konsep acara event marketing itu sendiri. Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Timur dalam melakukan event marketing kepariwisataan harus benar-benar memperhatikan konsep yang akan dijalankan. Karena jika konsep atau tema acara yang dibawakan tidak tepat sasaran, maka sebuah event marketing tersebut hanya akan merugikan karena menelan biaya yang cukup besar. Tidak hanya itu, stakeholder lainnya pun harus mempersiapkan diri sebaik mungkin dalam pelayanan kepada setiap orang yang hadir. Misalnya tersedianya hotel, sarana transportasi dan wahana kuliner serta objek-objek wisata yang siap menyambut kedatangan pengunjung sebelum dan setelah event berlangsung.

Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Timur sebagai stakeholder utama harus memperhatikan aspek yang mempengaruhi keberhasilan suatu event yang dilaksanakannya. Berdasarkan hasil riset yang dilakukan PPM Manajemen, sebanyak 50% responden menyatakan konsep acara menjadi hal yang sangat krusial, karena tanpa konsep perusahaan tidak dapat meraih tujuan yang ingin dicapai. Penentuan tema perlu memperhatikan juga isu yang berkembang di masyarakat. Contohnya jika isu yang berkembang adalah mengenai global warming, Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Timur  dapat mengangkat tema yang relevan dengan isu tersebut melalui pagelaran busana JFC dan atribut-atribut pendukung selama acara berlangsung.

Komunikasi pemasaran menjadi faktor penting kedua setelah konsep acara. Sebanyak 33% responden mengatakan bahwa dengan komunikasi pemasaran yang baik, informasi tentang adanya suatu event dapat sampai ke target yang dituju.  Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Timur perlu melakukan sosialisasi melalui berbagai media bahwa akan adanya event JFC yang akan digelar. Promosi tidak hanya dilakukan sebelum acara berlangsung, namun setelah acara JFC ini dilaksanakan perlu juga mempromosikan liputan-liputan atau berita-berita terkait kemeriahan event marketing ini, sehingga pesan dari event ini diharapkan akan tetap melekat pada benak orang-orang yang pernah hadir saat event dan bagi yang belum sempat hadir diharapkan juga mampu merasakan kesan yang mendalam dari event ini.

Baca artikel selanjutnya: Peran JFC dan peluang daerah lain

Baca artikel lain: 
Baca Selengkapnya »

JFC sebagai Event Marketing Kepariwisataan Jawa Timur

JFC sebagai event marketing kepariwisataan Jawa Timur merupakan topik yang membahas tentang gagasan penulis untuk menyelesaikan permasalahan yang diungkapkan pada artikel sebelumnya yang berjudul potensi Jember Fashion Carnaval sebagai event marketing.

Adapun JFC sebagai Event Marketing Kepariwisataan Jawa Timur dihadirkan dalam sebuah skema konsep di bawah ini,

Lovely Jember
Gambar 1 Konsep JFC sebagai event marketing kepariwisataan Jawa Timur

Peran dari masing-masing stakeholder event marketing JFC dalam rangka meningkatkan brand awareness kepariwisataan Jawa Timur dapat dibagi dalam tiga fase, yakni: (1) Pre event adalah hal-hal yang dilakukan sebelum event berlangsung, (2) Event yakni ketika pagelaran JFC berlangsung, dan (3) Post event adalah kegiatan yang dilakukan setelah event marketing berlangsung.
Skema konsep diatas menjelaskan masing-masing peran stakeholder dalam menciptakan event marketing yang berdampak pada peningkatan brand awareness potensi kepariwisataan daerah. Peran masing-masing stakeholder antara lain:

Manajemen JFC (event)
JFC sebagai pembawa nilai-nilai budaya dan pariwisata Jawa Timur dalam setiap pagelaran event-nya. Kita ketahui bahwa JFC adalah pagelaran busana-busana unik yang berasal dari berbagai daerah dalam negeri maupun luar negeri. Agar mampu menampilkan nilai-nilai budaya Jawa Timur, maka perlu adanya kerja sama yang baik diantara stakeholder terkait. Adapun yang dapat dilakukan oleh manajemen JFC yaitu memasukkan nilai-nilai budaya Jawa Timur dalam setiap event-nya, yakni dalam setiap desain busana dapat mengangkat tema budaya Jawa Timur.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur (pre-event, event, dan post-event)
Adapun yang dapat dilakukan oleh Provinsi Jawa Timur adalah:
Pertama, menggandeng JFC sebagai salah satu media marketing pariwisata Jawa Timur.
Kedua, memberikan kemudahan-kemudahan (misanya: ijin kegiatan, tempat, waktu, konsep acara, dan pendanaan) bagi JFC untuk melaksanakan eventnya.
Ketiga, Memanfaatkan moment pertunjukan JFC untuk mempromosikan pariwisata Jawa Timur melalui peran duta wisata Jawa Timur, yakni: mempromosikan secara aktif potensi budaya dan wisata Jawa Timur dalam pagelaran JFC melalui stan atau outlet di sepanjang catwalk JFC. Selain itu, di saat start dan finish JFC, dialokasikan waktu untuk media promosi juga.
Keempat, mempromosikan adanya event JFC melalui media massa, cetak, maupun elektronik. Promosi dilakukan sebelum dan sesudah event berlangsung.

Biro Perjalanan
Biro perjalanan memiliki peran sebagai berikut: (1) Armada transportasi yang siap melayani kebutuhan transportasi para wisatawan domestik maupun asing untuk menyaksikan JFC dan kunjungan wisata ke objek-objek wisata Jawa Timur, dan (2) Mempromosikan paket-paket perjalanan wisata dengan harga terjangkau dan fasilitas terbaik dalam rangka pelayanan kunjungan objek-objek wisata di Jawa Timur.
Kuliner
Aneka kuliner kreatif yang siap melayani, sehingga wisatawan yang hadir tidak kesulitan untuk mencari konsumsi. Jika ini tersedia dengan baik, maka akan mampu memberikan kesan bahwa Jawa Timur tidak hanya memiliki beragam potensi wisata dan budaya saja, namun fasilitas pendukung lainnya pun tersedia. 

Hotel
Penyedia jasa hotel memiliki peran sebagai berikut: (1) Fasilitas dan layanan yang siap melayani kedatangan wisatawan lokal lokal maupun asing yang berkunjung, dan (2) Paket-paket penginapan yang terjangkau dan nyaman dengan berbagai fasilitas yang mendukung Objek-objek Wisata di Jawa Timur
Mempromosikan daya tarik dan keindahan objek wisata melalui berbagai media. Selain itu yang perlu diperhatikan adalah kebersihan, keamanan, sarana dan prasarana objek wisata yang dipersiapkan dengan baik untuk menciptakan kepuasan pengunjung. Sehingga hal ini diharapkan mampu menciptakan kesan yang mendalam bagi setiap pengunjung yang datang dan mampu meningkatkan minat untuk datang kembali ke objek-objek wisata di Jawa Timur.

Dengan peran stakeholder yang tersinergi, maka akan menciptakan kesan yang mendalam bagi para pengunjung. Tidak hanya kesan yang didapat saat event berlangsung saja, namun kesan didapat juga melalui fasilitas pendukung seperti yang disediakan oleh para stakeholder-stakeholder event marketing ini. Melalui kesan yang mendalam inilah pesan event marketing yaitu brand awareness kepariwisataan Jawa Timur dapat tersampaikan kepada setiap pengunjung yang hadir, sehingga Jawa Timur akan lebih dikenal tidak hanya dari satu sisi obyek wisata atau satu sisi potensi saja, namun potensi-potensi pariwisata yang menarik lainnya pun dapat diketahui melalui kesan yang disampaikan saat event berlangsung.

Baca artikel selanjutnya: Hambatan dan solusi pelaksanaan JFC sebagai event marketing kepariwisataan Jawa Timur

Baca artikel yang lain: 
Baca Selengkapnya »

Potensi Jember Fashion Carnaval sebagai Event Marketing

Lovely Jember
Jember Fashion Carnaval
Pada Artikel kali ini penulis berusaha memberikan gambaran tentang potensi Jember Fashion Carnaval sebagai event marketing kepariwisataan Jawa Timur.

Event JFC yang telah berlangsung selama 7 tahun terbukti mampu memberikan manfaat dan gairah masyarakat Kabupaten Jember dalam menunjang wirausaha dan pendapatan riil melalui sektor pariwisata. Selain itu, potensi Kabupaten Jember sendiri dapat dikenal oleh masyarakat luas.

Jember Fashion Carnaval saat ini telah berkembang dan dikenal oleh masyarakat nasional bahkan internasional. Ini dibuktikan dengan diundangnya JFC pada berbagai acara Internasional, antara lain : Road Show di Solo, Bali, Jakarta, Eropa Timur (Polandia dan Praha), London dan India. Keberhasilan JFC ini ditunjang oleh konsep 4 E yang selama ini diterapkan oleh manajemen JFC. Konsep 4 E yang diterapkan dalam JFC, antara lain sebagai berikut:

Pertama, Education (Pendidikan). Melalui in house training para peserta diberikan pengetahuan merancang busana, fashion run way, fashion dance, presenter, make up and hairstyle dan melalui ajang kompetisi (olimpiade) terlahir SDM yang percaya diri, terlahir instruktur, leader, koreografer, presenter, singer, entrepreneur dan lain-lain. Melalui penggalian potensi diri peserta dengan memberikan kesempatan untuk pengembangan kreativitas melalui kompetisi akan terlahir ide-ide baru baik dibidang seni tari, merancang busana, aksesoris dan lain-lain. Bagi Penonton juga menambah wawasan tentang budaya daerah dan budaya luar yang beraneka ragam.

Kedua, Entertainment (Hiburan). Sebagai event eksklusif yang dapat menjadi hiburan bagi masyarakat menyeluruh dari segala lapisan baik profesi, usia, pendidikan, latar belakang ekonomi dan sebagainya.

Ketiga, Exhibition (Pameran). Menjadi pusat study atau research perihal Fashion Carnaval, menjadi obyek pengambilan photo bagi fotografer profesional dan banyak hal lainnya.

Keempat, Economic Benefit (Pengembangan perekonomian). Melalui penyelenggaraan event yang mempunyai konsep yang jelas, SDM yang berkualitas, berkesinambungan, menarik, memperoleh dukungan dari masyarakat, pemerintah dan wakil rakyat memungkinkan untuk menjadi potensi wisata unggulan yang dapat menggerakkan potensi wisata lainnya (perhotelan, restoran, transportasi, souvenir, makanan khas dan lain–lain).
Dengan semakin berkembangnya JFC ini, diharapkan akan mendatangkan wisatawan domestik dan wisatawan mancanegara untuk datang di Kabupaten Jember pada khususnya, dan di Jawa Timur pada umumnya.

Baca artikel selanjutnya: JFC sebagai event marketing kepariwisataan Jawa Timur

Baca artikel yang lain:
Baca Selengkapnya »

Potensi Pariwisata Jawa Timur

Salah satu menu di blog ini adalah artikel penulis. Artikel penulis berisi gagasan penulis untuk menyelesaikan beberapa permasalahan terkait kepariwisataan khususnya di Jember.

Pada artikel kali ini, penulis mengangkat tema "Event Marketing Melalui Jember Fashion Carnaval sebagai Strategi Meningkatkan Brand Awareness Kepariwisataan Jawa Timur. Pembahasan tema ini terdiri dari beberapa artikel yaitu: (1) "Potensi Pariwisata Jawa Timur" membahas tentang current situation dan problem discription (menjawab pertanyaan: why?), (2) "JFC sebagai Event Marketing Kepariwisataan Jawa Timur" membahas tentang project design (menjawab pertanyaan: how?), dan (3) "Potensi Jember Fashion Carnaval sebagai Event Marketing", "Peran JFC dan Peran Daerah Lain di Jawa Timur", dan "Hambatan dan Solusi Pelaksanaan JFC sebagai sebagai Event Marketing Kepariwisataan Jawa Timur" membahas tentang assumable results and perspectives (menjawab pertanyaan: what is the profit?).

Pariwisata kini telah menjadi salah satu daya tarik luar biasa bagi suatu daerah untuk kunjungan wisatawan asing maupun domestik. Pendapatan daerah dapat meningkat secara drastis, bila di daerah tersebut mempunyai tempat wisata yang menarik para wisatawan. Hal ini dapat dilihat aktifitasnya ketika menjelang hari libur sekolah maupun nasional. Keindahan tempat wisata itu tidak terlepas dari media promosi, baik secara tertulis maupun tervisualisasikan melalui televisi, koran, spanduk, banner, baliho dan beraneka macam media lainnya.

Lovely Jember
Pantai Papuma merupakan salah satu tempat wisata favorit di Jawa Timur
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur mengadakan gebrakan di sektor pariwisata. Dinas Pariwisata Jawa Timur yang dipimpin oleh Ir. H. Jarianto  mengadakan pemetaan berupa seminar positioning pasar pariwisata Jawa Timur. Acara tersebut dilaksanakan karena melihat tingkat pertumbuhan wisatawan Jawa Timur yang mengembirakan, sehingga hal itu diperlukan kestabilan untuk mempertahankan prestasi yang telah dicapai selama ini. Tahun 2010, Jawa Timur menempati posisi tertinggi di nusantara dalam kunjungan wisata mencapai 48.261.888 wisatawan menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS)

Kepala Dinas Pariwisata Jawa Timur Ir. H. Jarianto dalam sambutannya pada acara tersebut mengungkapkan bahwa kunjungan wisatawan  mancanegara  di Jawa Timur pada tahun 2010 mengalami pertumbuhan 6,8% yakni berjumlah 168.888 wisatawan dibandingkan kunjungan wisata  pada tahun 2009 yang hanya berjumlah 158.076 wisatawan, sedangkan  tahun 2011 sampai dengan bulan Oktober mengalami pertumbuhan  sebesar 7,18% yakni mencapai  147.311 wisatawan.
Tahun 2012 Jawa Timur menargetkan diri menjadi kunjungan utama wisatawan mancanegara setelah Bali dan Yogyakarta. Target ini dipatok menyusul semakin meningkatnya wisatawan ke Bali dan Yogya yang singgah ke Jawa Timur setiap tahun. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur Ir. H. Jarianto, Selasa, 20 Desember 2011 mengungkapkan bahwa tahun ini wisatawan sudah mulai menjadikan Jawa Timur sebagai tujuan utama.

Di lain sisi, salah satu cara yang ampuh dalam menyampaikan pesan sebuah produk (brand) adalah dengan mengajak customer dan potential customer untuk terlibat dalam sebuah acara (event) yang diselenggarakan perusahaan yang dikenal dengan event marketing. Event marketing mempunyai kekuatan yang  luar biasa untuk menciptakan kesadaran produk (brand awareness) kepada konsumen sehingga dalam dirinya tumbuh fanatisme terhadap produk tertentu. Jika event dilaksanakan  dengan sungguh-sungguh,  pemasaran melalui serangkaian acara (event  marketing)  memunyai  daya  tarik yang  sangat  ampuh  bagi pemasar dalam  upaya memperkuat brand  awareness suatu produk di mata konsumen. Sebagai contoh adalah kesuksesan  PT. Amerta Indah Otsuka  (AIO) atau lebih dikenal dengan Pocari Sweat dalam membangun brand-nya di mata publik. Saat awal penetrasi pasar melalui media cetak dan elektronik, persepsi masyarakat terhadap Pocari Sweat masih kabur. Namun AIO pun terus melakukan edukasi pasar hingga melakukan berbagai kegiatan event marketing yang menghabiskan biaya milyaran rupiah. Upaya tersebut membuahkan hasil, yakni di tahun 2005 hingga 2008 mendadak pertumbuhan penjualan di atas 50%. Bahkan peningkatan penjualan yang sangat besar tersebut memaksa AIO untuk membangun pabrik baru dalam upaya meningkatkan kapasitas produksinya.

Keefektifan event marketing berdasarkan Divisi Riset PPM Manajemen (Mei 2008) yang dilakukan dengan mewawancarai 41 marketing manager dari berbagai perusahaan di Jakarta ditunjukkan pada gambar-gambar berikut ini.

Lovely Jember
Gambar 1 Fungsi event marketing

Lovely Jember
Gambar 2 Alasan event marketing dinilai efektif

Lovely Jember
Gambar 3 Efektifitas event marketing

Lovely Jember
Gambra 4 Peranan event marketing

Melihat target pemetaan berupa positioning pasar pariwisata Jawa Timur yang mengacu  pada tingkat pertumbuhan wisatawan Jawa Timur yang menggembirakan, maka hal ini diperlukan kestabilan untuk mempertahankan prestasi yang telah dicapai selama ini. Di Jawa Timur sendiri ada sebuah event yang telah terbukti mampu mendatangkan banyak wisatawan dalam negeri maupun mancanegara ke Jawa Timur, yaitu JFC (Jember Fashion Carnaval). JFC tidak perlu diragukan kembali dalam hal mendatangkan pengunjung. Menjelang pelaksanaan JFC, hotel-hotel dan penginapan di Jember dan sekitarnya sudah penuh oleh wisatawan dan media lokal dan internasional yang ingin meliput. Maka dari itu JFC dapat digunakan sebagai sebuah event marketing untuk mempromosikan kepariwisataan Jawa Timur sehingga dapat meningkatkan brand awareness kepariwisataan Jawa Timur di mata wisatawan dalam negeri maupun mancanegara.

Lovely Jember
Jember Fashion Carnaval
Baca Selengkapnya »

Tentang Kami

Lovely Jember

Blog ini dibuat sebagai sarana bertukar informasi dan bertukar pendapat mengenai Kabupaten Jember khususnya potensi pariwisata di Kabupaten Jember.
Tentang Admin:
Nama: Muhammad Ja'far
Universitas: Universitas Jember
Facebook: http://facebook.com/muhammad.jafar.1840
Baca Selengkapnya »