Hambatan dan Solusi Pelaksanaan JFC sebagai Event Marketing Kepariwisataan Jawa Timur
Artikel ini merupakan kelanjutan dari artikel sebelumnya yang berjudul "JfC sebagai event marketing kepariwisataan Jawa Timur". Pada artikel ini, penulis merasa perlu untuk membahas tentang hambatan dan solusi pelaksanaan JFC sebagai event marketing kepariwisataan Jawa Timur.
Hambatan paling utama event marketing adalah konsep acara event marketing itu sendiri. Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Timur dalam melakukan event marketing kepariwisataan harus benar-benar memperhatikan konsep yang akan dijalankan. Karena jika konsep atau tema acara yang dibawakan tidak tepat sasaran, maka sebuah event marketing tersebut hanya akan merugikan karena menelan biaya yang cukup besar. Tidak hanya itu, stakeholder lainnya pun harus mempersiapkan diri sebaik mungkin dalam pelayanan kepada setiap orang yang hadir. Misalnya tersedianya hotel, sarana transportasi dan wahana kuliner serta objek-objek wisata yang siap menyambut kedatangan pengunjung sebelum dan setelah event berlangsung.
Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Timur sebagai stakeholder utama harus memperhatikan aspek yang mempengaruhi keberhasilan suatu event yang dilaksanakannya. Berdasarkan hasil riset yang dilakukan PPM Manajemen, sebanyak 50% responden menyatakan konsep acara menjadi hal yang sangat krusial, karena tanpa konsep perusahaan tidak dapat meraih tujuan yang ingin dicapai. Penentuan tema perlu memperhatikan juga isu yang berkembang di masyarakat. Contohnya jika isu yang berkembang adalah mengenai global warming, Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Timur dapat mengangkat tema yang relevan dengan isu tersebut melalui pagelaran busana JFC dan atribut-atribut pendukung selama acara berlangsung.
Komunikasi pemasaran menjadi faktor penting kedua setelah konsep acara. Sebanyak 33% responden mengatakan bahwa dengan komunikasi pemasaran yang baik, informasi tentang adanya suatu event dapat sampai ke target yang dituju. Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Timur perlu melakukan sosialisasi melalui berbagai media bahwa akan adanya event JFC yang akan digelar. Promosi tidak hanya dilakukan sebelum acara berlangsung, namun setelah acara JFC ini dilaksanakan perlu juga mempromosikan liputan-liputan atau berita-berita terkait kemeriahan event marketing ini, sehingga pesan dari event ini diharapkan akan tetap melekat pada benak orang-orang yang pernah hadir saat event dan bagi yang belum sempat hadir diharapkan juga mampu merasakan kesan yang mendalam dari event ini.
Baca artikel selanjutnya: Peran JFC dan peluang daerah lain
Baca artikel lain:

0 komentar: